Persebaya 1927 Waspadai De Porras


Penampilan bomber Jakarta FC, Emmanuel De Porras memang fantastis. Sejauh ini, striker asal Argentina ini membuktikan diri sebagai pemain paling haus gol di Liga Primer Indonesia (LPI). Total 9 gol sudah dikemasnya.

Jakarta FC memang bukan tim papan atas. Dari sepuluh laga, mereka sementara nangkring di peringkat kedelapan klasemen sementara LPI. Anak asuh Bambang Nurdiansyah pun lebih layak disebut tim papan tengah.

Baca lebih lanjut

Hadapi Jakarta FC, Semarang United Waspadai De Porras


Publik Semarang tentu masih ingat sepak terjang Emanuel De Porras saat berkostum PSIS musim 2005 dan 2006. Berkat sihir striker asal Argentina itu, Laskar Mahesa Jenar meraih Juara 3 Divisi Utama 2005 dan runner-up Divisi Utama 2006.

Setelah pulang ke tanah kelahirannya, pemain yang dulu dijuluki Cachi alias “Si Kecil” kembali ke Indonesia. Dia memperkuat Jakarta FC yang menjadi lawan Semarang United FC (SUFC) dalam Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Lebak Bulus, Sabtu (2/4) lusa.

Baca lebih lanjut

Persebaya 1927 Waspadai Manado United


Sukses menggebuk Real Mataram 6-2 dalam pertandingan pekan ke-11 Liga Primer Indonesia (LPI) di Sleman, Minggu (20/3) lalu, tak membuat Persebaya 1927 pongah. Sebaliknya, menjamu tim penghuni papan bawah klasemen, Manado United,  di Stadion 10 Nopember , Surabaya, Minggu (27/3), Erol Iba dan kawan-kawan diistruksikan tetap main fight.

“Sepakbola bukan matematika. Bukan berarti kalau kita menang lawan tim A yang kuat, lantas akan dengan mudah mengalahkan tim B yang lemah,” kata Aji Santoso – Pelatih Persebaya 1927, Kamis (23/3).

Baca lebih lanjut

Bandung FC Waspadai Andi Oddang


Lini pertahanan Bandung FC kembali diuji saat menjamu PSM Makasar, Sabtu (19/2/2011). Kerap menjadi sorotan, pelatih Bandung FC Nandar Iskandar akan menyiapkan pemain untuk mewaspadi striker PSM Andi Oddang.

Mengingat lawan yang dihadapi merupakan tim kuat di Liga Primer Indonesia (LPI), Nandar menginstruksikan Nuralim dan kawan-kawna agar mematikan langkah Oddang. “Pemain dari sektor tengah dan belakang harus mengantisipasi pergerakan dia (Andi Oddang, red). Kita sudah menyusun bagaimana untuk memeperbaiki lini pertahanan,” kata Nandar, Kamis (17/2/2011).

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: