Pertandingan Bintang Medan vs Batavia Union Ditunda


Kondisi lapangan tergenang air pasca hujan deras yang mengguyur kota Medan, Sabtu(2/4) malam, mengakibatkan laga antara tuan rumah Bintang Medan FC melawan Batavia Union dibatalkan.

Keputusan wasit Todor asal Macedonia itu  disepakati panitia pelaksana pertandingan, kedua tim, dan disetujui Liga Primer Indonesia (LPI). Pertandingan pengganti belum ditentukan kapan akan dilaksanakan.

“Ya, kami rasa pertandingan ini tidak bisa digelar. Kalau bertanding dengan kondisi lapangan tergenang seperti ini, pemain akan kesulitan. Bukan hasil yang ingin kami raih, tapi keadaan pemain yang kami kuatirkan kalau ini tetap digelar,” ujar pelatih Bintang Medan, Michael Feichtenbeiner, di Stadion Teladan, Medan, Sabtu malam.

Menurut Ketua Komisi Pertandingan, Sukimin, pihaknya telah coba menunggu sesuai peraturan manual kompetisi selama 2 x 30 menit.

Namun, kondisi tetap dinilai tidak memungkinkan hingga keputusan diserahkan kepada manajemen LPI. ”Keputusan kami serahkan kepada LPI untuk menjadwal ulang pertandingan ini,” kata Sukimin.

Wanderley Junior mengatakan, pembatalan pertandingan akibat lapangan yang tidak memadai memang sesuai standar FIFA. Begitu pula dengan kesepakatan untuk tidak menggantinya dengan pertandingan keesokan paginya.

”Hal itu juga sudah sesuai standar FIFA. LPI adalah liga yang profesional, dan menegakkan aturan yang berlaku. Kita harus berani juga mendidik penonton untuk memahaminya,” papar Asisten Pelatih Batavia Union asal Brasil, yang sudah delapan tahun bermukim di Indonesia. Semula penonton memang meminta agar pertandingan tetap digelar malam itu juga.

Sejak sekitar pukul 18.30 WIB, hujan deras mengguyur stadion kebanggaan masyarakat Medan itu. Tapi, buruknya drainase membuat genangan air di lapangan cukup banyak,hingga tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan yang seyogianya bergulir mulai pukul 19.00 WIB.

Ketika hujan turun, suporter Bintang Medan yang berjuluk SMeCK mencoba menguras lapangan untuk mengurangi volume genangan air. Namun, inisiatif mereka mendapat protes dari Michael Feichtenbeine, dan Roberto Bianchi, Pelatih Batavia Union. Keduanya menganggap hal tersebut malah akan merusak lapangan, dan berpotensi mencederai pemain.

Wasit Todor juga mengkhawatirkan kondisi tersebut akan membuat pemain berpotensi cedera. “Pertandingan bukan hanya sekali ini. Mereka juga akan main pada pertandingan berikutnya. Kalau seperti ini, pemain bisa cedera. Jadi, kami memutuskan untuk dibatalkan,” ungkap pria asal Macedonia itu.

Ditundanya laga tentu juga berimbas kepada penonton. Mereka meminta uang pembelian tiket dikembalikan.“Kami pihak panpel meminta maaf atas kondisi yang sama-sama tidak diinginkan ini. Untuk penonton yang sudah terlanjur membeli tiket, pertandingan tunda Bintang Medan kontra Batavia Union digratiskan,” ujar Agus Suriyono, salah satu panpel.

“Bahkan untuk pertandingan kandang selanjutnya pada 15  April, siapa pun yang memegang potongan tiket pertandingan malam ini digratiskan.Dengan ketentuan, potongan tiketnya ditunjukkan.”

source : ligaprimer.co.id
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: