Profil Singkat Pemain : Milan Susak – Minangkabau FC


Pelatih Minangkabau FC, Divaldo Alves, boleh jadi kini sudah bisa agak tenang. Pasalnya, ia tak perlu risau lagi dengan lini belakang timnya yang selama ini kerap disorot sebagai titik terlemah. Hadirnya Milan Susak tampaknya telah membuat kegundahan lelaki Portugal itu menguap.

Milan Susak, menjadi pemain Australia berdarah Balkan kedua yang merapat di tim Liga Primer Indonesia (LPI) asal Padang itu. Pemain berposisi bek tengah ini mengikuti jejak rekannya Mario Karlovic yang sudah lebih dahulu bergabung.

Meski baru dua kali bermain untuk Minangkabau FC, tapi Susak sudah bisa membuktikan dirinya adalah pemain yang mampu memberi kontribusi penting bagi tim, khususnya di barisan belakang. Pertahanan Minangkabau FC terlihat lebih kokoh dengan kehadiran pemain kelahiran 29 Januari 1984 itu.

Bukti kontribusinya, dalam debutnya melawan Tangerang Wolves dua pekan lalu, Susak tampil taktis “membunuh” dua bomber Tangerang Wolves, Kurniawan Dwi Julianto dan Wallace, sehingga keduanya tak berkutik.

Akhir pekan lalu, Susak kembali beraksi. Bermain di kandang Bogor Raya FC, pemain jangkung  berukuran 183 cm ini kembali sukses menjaga tembok pertahanan Minangkabau FC, sehingga sukses memaksakan hasil imbang 0-0 atas Bogor Raya.

“Dari dua pertandingan, Susak sudah bekerja dengan baik. Dia pemain yang sangat disiplin bermain dan pandai membaca permainan lawan. Mudah-mudahan dia akan semakin bagus dalam pertandingan berikutnya,” kata asisten pelatih Minangkabau FC, Yanuardi, kepada GOAL.com Indonesia, Jumat (1/4).

Melawan PSM Makassar, Sabtu (2/4), di Stadion H.Agus Salim Padang, mantan pemain Brisbane Roar, klub A-League Premiership Liga Australia diharapkan kembali bermain dengan kemampuan terbaiknya. Bisa jadi ini akan menjadi laga terberat bagi Susak. Sebab, PSM adalah salah satu tim favorit di LPI dengan mempunyai materi pemain-pemain yang mengkilap, baik lokal maupun asing.

Tidak hanya itu, kehadiran Susak juga memberi inspirasi bagi tim pelatih untuk meracik strategi-strategi baru. Salah satunya, masuknya Susak membuat David Kuabica yang selama ini mengisi posisi center-back bisa diberi tugas lain, yakni sebagai pemain gelandang, bahkan jadi striker.

Eksperimen ini telah dicoba saat bertandang ke markas Bogor Raya pekan lalu, ternyata hasilnya cukup bagus. Kuabica bisa melakoni posisi barunya jadi striker itu. Sementara kapten tim Rivelino yang biasanya beroperasi di sayap kiri, kini digeser ke bek tengah mengisi posisi Kuagica, sekaligus  mendampingi Susak.

Formasi ini tampaknya kembali akan dicoba saat melawan PSM Makassar. Duet Susak dan Rivelino diyakini akan mampu mematikan para striker PSM sebelum memasuki kotak penalti Minangkabau FC. Terlebih lagi, PSM yang kini dilatih Wilhemus Gerardus Rijsbergen, kabarnya juga kehilangan sejumlah pemain intinya akibat cedera, seperti Richard Knopper, Goran Subara, ataupun kapten Andi Odang.

“Anak-anak siap tempur, mental mereka juga sedang bagus. Kita berharap kemenangan ketiga di kompetisi ini bisa kita raih kembali, sehingga akan semakin mendongkrak posisi kita di klasemen,” kata Yanuardi, yang merupakan mantan striker terbaik PSP Padang era 1980-an itu.

source : goal.com, wikipedia, transfermarkt.co.uk
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: