Lawan Bintang Medan, Batavia Union Ingin Ulangi Sukses


Batavia Union ingin mengulang sukses saat melakoni laga tandang. Bertanding dalam lanjutan perhelatan Liga Primer Indonesia (LPI) melawan Bintang Medan di Stadion Teladan Medan, tim Batavia berjanji akan tetap bermain penuh konsentrasi, Sabtu malam (2/4/2011).

Hal itu ditegaskan oleh pemain andalan Batavia Tantan. Pemain yang pernah dipanggil Timnas Indonesia di era kepemimpinan Alfred Riedl itu berharap kepada rekan-rekannya agar tidak mudah puas dan tetap melaksanakan pertandingan dengan adrenalin tinggi dan semangat untuk tetap meraih poin absolut. Pasalnya, jika timnya lengah dan mengganggap enteng lawan, itu biasanya akan menjadi blunder bagi Batavia sendiri.

Selain itu, Tantan berjanji mempersiapkan strategi jitu untuk kembali membawa pulang poin penuh saat bertandang ke Bintang Medan. Hal ini akan dilakukannya dengan fighting spirit tinggi. ” Saya akan lakukan konsentrasi dalam memainkan serangan balik. Jika mendapatkan peluang itu, saya targetkan agar bisa berbuah gol. Karena biasanya tim tuan rumah akan bermain dengan serangan dan serangan,” kata pemain yang sempat di juluki si Bison itu.

Juan Manuel Cortes dan Tantan dipastikan akan tetap menjadi andalan Batavia dalam urusan mencetak gol. Duo lokal dan asing itu selalu dipercaya menjadi pemain inti Batavia. Namun, untuk menopang kekuatan dua strikernya itu, Beto-sapaan akrab Roberto Bianchi- selain mengandalkan permainan sytlist Javier Rocha, juga sangat memiliki nyali nyali dalam menurunkan pemain-pemain muda.

Pemain yang biasa duduk manis dibangku cadangan, jangan terkejut jika dimainkan sejak menit awal oleh pelatih berkebangsaan Spanyol itu. M.Fahri, Iskadar, Fathul Adha, Ryan Abdi, Sunny, Iqbal Ades merupakan nama-nama yang sudah merasakan kepercayaan berharga yang diberikan oleh Beto. Nama-nama tersebut merupakan pemain asli jebolan klub-klub internal di Sepak Bola Jakarta Utara.

“Siapa yang paling siap, tentu itu yang akan kami mainkan,” kata Wanderley.

Sementara itu, meski menghadapi lawan yang di atas kertas jauh lebih kuat, Bintang Medan (BM) tak mengenal kata gentar. CEO BM Dityo Pramono optimistis dengan kemampuan pasukannya.Memang kondisi cukup rawan tetap melanda. Sebab, palang pintu tangguh Amine Kamoun belum pulih dari cedera. Juga An Hyoe Yoen, serta tiga skuad lokal Dodi Rahwana, Edo Welong dan Heri Suwondo.

“Kami masih punya pemain pengganti yang tak kalah tangguh. Apalagi kami memiliki Steve Pantelidis, pemain serba bisa yang dapat berperan sebagai stopper dan juga gelandang,” Dityo Pramono.

Untuk barisan depan, Dityo Pramono juga tak perlu cemas. Striker Cosmin Vansea dan Joseph Ostanika dalam kondisi fit. Kiprah keduanya selama ini cukup merepotkan barisan pertahanan lawan. Jika lawan sampai lengah, maka bisa dipastikan gawang lawan pasti kebobolan.

Berdasarkan kinerjia hingga pekan ke-12 LPI, klub kota Medan ini berada pada urutan ke-11 klasemen sementara. Setelah 10 kali bertanding, Bintang Medan mendulang 11 poin, dari hasil 3 kali menang, 2 kali seri, dan 5 kali kalah.

“Angka itu hanya di atas kertas. Yang penting, permainan di lapangan nanti. Kami optimis, karena para pemain juga siap, dan mendapat dukungan penuh dari suporter setia kami,” tutur Dityo Pramono.

source : tribunnews
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: