Cendrawasih Papua Mulai Perburuan Pemain


Pengamat sepakbola Papua, Marthin Rumere, menilai Cendrawasih Papua FC harus melakukan evaluasi secara menyeluruh karena tim berjuluk “Burung Kuning” itu belum pernah meraih satu kemenangan.

“Saya melihat masih banyak pemain muda Papua yang belum direkrut, meski masih ada ketakutan untuk bermain di LPI. Mudah-mudahan pasca kisruh di PSSI, akan ada perubahan,” papar Rumere, yang juga mantan pemain Klub Mandala Jaya Divisi Utama Persipura, kepada GOAL.com Indonesia, Jumat (1/4).

Dia menambahkan, pemain-pemain berusia lanjut seharusnya dilengserkan, meski kehadiran satu dua pemain tua penting pula untuk memberikan bimbingan kepada skuad muda.

Hal senada juga dikatakan dosen sekaligus penasihat teknis KONI Kota Jayapura, Daniel Womsiwor. Ia mengatakan, sudah saatnya pemain tua diganti karena mereka juga menghambat kecepatan bermain yang dimiliki para pemain muda Cendrawasih Papua FC.

Sementara itu asisten pelatih Cendrawasih Papua FC Noak Maryen dan pelatih Uwe Erkenbrecker mulai memburu pemain-pemain muda Papua yang ikut dalam Kompetisi Divisi III PSSI Papua di Jayapura.

Event ini akan dimanfaatkan untuk menjaring pemain muda agar bisa masuk ke tim Cendrawasih Papua U-21,” papar Maryen, mantan striker timnas.

Dia menambahkan, pelatih asal Jerman itu sangat senang dengan potensi pemain-pemain muda yang ikut dalam Kompetisi Divisi III yang diikuti oleh tujuh kesebelasan dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua.

“Kami sudah menjaring sebanyak 24 pemain dan sedang dipersiapkan untuk tim U-21 karena LPI mewajibkan setiap tim memiliki tim U-21,” papar Maryen.

source : goal.com
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: