Manajemen Solo FC : Beri Kesempatan Pemain Berpengalaman


Kekalahan yang terus menghinggapi Solo FC dinilai karena lemahnya mental bermain dari para pemain. Manajemen pun meminta agar sejumlah pemain berpengalaman di skuad besutan Branko Babic itu diberi kesempatan untuk diturunkan.

“Masih banyak pemain pengalaman yang masih ada di bench (bangku cadangan-Red) yang jarang dimainkan. Sekarang untuk jangka pendek, beri kesempatan mereka turun,” papar Direktur Operasional Abraham ‘Bram’ EW Turangan saat ditemui di Graha Solo Football (markas Solo FC-Red), Selasa (29/3).

Menurut Bram masukan tersebut dilakukan agar performa tim yang sudah mengalami lima kali kekalahan di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) itu bisa kembali mengapung.

“Pemain pengalaman seperti Imam Wahyudi hingga Edy Subagio sudah selayaknya diturunkan sejak menit pertama. Mau tidak mau
dengan pengalamannya, mereka sudah terbiasa dengan atmosfer pertandingan yang tinggi,” tutur pria asal Makassar ini.

Selama ini, diakui Bram, pemain-pemain muda memang mengisi <I>line-up<P> tim saat berlaga. Sebut saja, gelandang Satriyo Aji dan Linggar Sujito. Sayangnya, mereka masih kerap labil sehingga tidak bisa maksimal kala diturunkan. Terlebih lagi, dengan tidak adanya duet striker Stevan ‘Stevo’ Racic dan Zarko Lazatic yang harus absen akibat cedera di beberapa pertandingan.

“Pemain muda yang dimiliki Solo FC memang berpotensi. Sayang mereka masih labil, maksudnya ketika latihan tampil bagus tapi kala diturunkan malah jeblok,” ungkapnya.

Banyaknya pemain muda yang diturunkan diakui Bram, tidak terlepas dari kebijakan pelatih Branko Babic. Manajemen mengaku bahwa arsitek asal Serbia itu mengambil keputusan tersebut karena tidak memiliki banyak waktu untuk uji coba kala pertama kali memegang tim. “Jadi dia (pelatih-Red) tidak memiliki kesempatan satu persatu untuk melihat kemampuan para pemain yang ada di tim ini,” tambah dia.

Hari ini Zarko Lazatic mulai menginjakkan kakinya di Kota Solo setelah menjalani terapi penyembuhan cederanya di Serbia. “Saat di negaranya, dia sering diberi tahu tentang penampilan Solo FC dan dia mengaku tidak sabar untuk kembali turun membela tim,” sambung Bram.

source : suaramerdeka
Iklan

2 Tanggapan

  1. Bravo solo fc. Pasoepati selalu bersamamu.

  2. cari pemain yang berpengalaman donk, jangan mau kalah dengan tim lain yang memiliki pemain kelas dunia sbut saja bandung fc, medan, semarang,persebaya dll. seharusnya solo fc juga layak mendapatkannya mengingat atmosfir sepak bola solo yang positif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: