Andrew Barisic, Tiga Pertandingan Tiga Gol


Andrew Barisic datang, Aji Santoso pun girang. Ya, Barisic adalah solusi krisis striker yang sempat dialami Persebaya 1927, dan membuat sang pelatih puyeng.

Sebelum mantan pemain Gold Coast United, Australia, itu bergabung, deretan penyerang Persebaya 1927 hanya diisi Nico Susanto, Miko Ardiyanto, dan I Made Wirahadi.

Yang jadi masalah,pada awal-awal kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), kondisi Nico dan Wirahadi belum fit 100 persen. Kedua pemain itu masih dalam tahap penyembuhan cedera. Tapi, karena tidak punya pilihan lain, Aji Santoso beberapa kali memaksa Wirahadi bermain, kendati hasilnya tidak maksimal.

Aji baru bisa tersenyum lebar setelah Andrew Barisic resmi diikat manajemen Persebaya 1927. Dan, keputusan mendatangkan pemain kelahiran Canberra, 22 Maret 1986, itu terbukti tepat. Tiga kali dimainkan, tiga kali pula Barisic menyumbang gol.

Barisic melakukan debut ketika Persebaya 1927 menjamu Aceh United, Minggu (13/3) silam. Ketika itu, dia baru bergabung sekitar  tiga hari.

Namun, Barisic menjawab keraguan dengan mencetak satu gol dari empat gol kemenangan Persebaya 1927.

Berikutnya, ketika dijamu Real Mataram di Yogyakarta, Barisic juga menyumbang satu gol saat timnya menang besar 6-1. Terakhir, Minggu (27/3) sore,  lagi-lagi pemain yang memiliki tinggi 190 sentimeter itu mencetak gol ketika Persebaya 1927 menjamu Manado United di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya.

Pada menit ke-80, begitu lepas dari jebakan off side, Barisic melakukan  tendangan lop yang gagal diantisipasi kiper Manado United, Bogey Santoso.

Klau dicermatii, performa Barisic sebenarnya tidak terlalu istimewa.  Dia  juga tidak memiliki kecepatan dan dribbling yang bagus, sebagaimana striker haus gol lainnya. Tapi apapun, mencetak tiga gol dalam tiga kali pertandingan  adalah prestasi tersendiri.

Tak heran bila Aji Santoso memuji pemain asing terbarunya itu. “Saya akui Barisic tidak cepat dan tidak mempunyaidribbling bola yang bagus. Namun, setiap ada peluang, dia selalu bisa bikin gol. Contohnya hari ini,”  ungkap pelatih Persebaya 1927 itu usai pertandingan.

Mantan pelatih Arema dan Persisam itu menegaskan, seorang striker sudah seharusnya seperti Barisic. “Jarang mendapatkan  bola, namun ketika dapat peluang langsung cetak gol,” papar Aji.

Barisic sendiri usai pertandingan mengaku cukup senang dengan apa yang dilakukannya hingga saat ini. “Mencetak tiga gol pada tiga  pertandingan berturut-turut membuat saya gembira. Namun, secara keseluruhan tugas saya belum selesai. Sebab, kompetisi masih panjang,” ungkapnya.

Dia gembira karena saat ini Persebaya 1927 dalam kondisi bagus. “Semua pemain bisa mencetak gol. Baik Wirahadi, Andik ataupun pemain belakang seperti Khusnul. Ini yang harus dipertahankan hingga akhir musim, kalau kami ingin merebut gelar juara,” tutur Barisic.

source : ligaprimer.co.id
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: