Solo FC Dilanda Krisis Kemenangan


Krisis kemenangan mendera Solo FC. Skuad Ksatria XI itu melewati empat laga beruntun di gelaran Liga Primer Indonesia (LPI), tanpa poin penuh.

Hasil seri menjadi raihan tertinggi, ketika mereka ditahan seri Cendrawasih Papua di Stadion Manahan, Sabtu (12/3) lalu. Dua partai sebelumnya, tim besutan Branko Babic itu sama-sama kalah 0-1 atas tuan rumah Minangkabau FC Padang, Minggu (20/2) dan Bali De Vata, Senin (7/3).

Hasil mengecewakan terakhir, dipetik Tim Kota Bengawan dalam laga lawatan di Stadion Teladan Medan, Minggu (20/3). Bachroni cs dipaksa tunduk 1-2 atas tuan rumah Medan Bintang. “Anak-anak tampil mengecewakan. Mereka seperti kebingungan, tak tahu apa yang mesti diperbuat saat bertarung lapangan,” kata Manajer Solo FC, Totok Supriyanto, Senin (21/3)

Skuad Kota Bengawan sempat menyamakan skor, 1-1 melalui penalti yang dilesakkan David Micevski menit 19. Sebelumnya, mereka tertinggal karena tendangan jarak dekat Steve Pantelidis mengoyak jalan Aleksandar Vrteski menit 12. Tapi gol yang dicetak pemain tuan rumah Cosmin Vancea menit 57, akhirnya
memaksa Bachroni cs pulang dengan kepala tertunduk.

Totok menyebut lemahnya lini depan menjadi penyebab krisis kemenangan. Sejumlah pemain muda seperti penyerang Wahyu Heri, gelandang Bagus Tri Widyatmoko dan Linggar menurutnya telah meningkat kondisi fisik dan teknik individunya.

Tetapi saat merumput, mereka belum kurang tajam naluri dan kecerdasannya. “Jadi, kapan bola disodorkan ke teman, kapan langsung ditembak, kapan harus melindungi bola, mereka menjadi bodoh dan tak tepat memutuskan,” tuturnya.

source : suaramerdeka
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: