Empat Pemain De Jong Indonesia Kunjungi LPI


Empat pemain De Jong Indonesia  yang sedang tur ke Jakarta mengunjungi kantor Liga Primer Indonesia (LPI) di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (18/3) siang. Mereka adalah bagian dari 21 pemain De Jong Indonesia – pemain sepakbola Belanda berdarah Indonesia – yang datang dalam program Indonesia Tanah Air Beta, gagasan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

dok : twitter  -@TheReal_Abi_Lpi

Mereka beraudiensi dengan Widjajanto (CEO LPI), Arya Abhiseka (GM Liga LPI), dan Abi Hasantoso (GM Komunikasi LPI).  Empat pemuda Indo-Belanda itu adalah Mahiri Sabandar (23 tahun), Sagal Hertog Usmany (24), David Hardy Magee (26), dan Yoram Pesulima (24). Keempatnya didampingi seorang pelatih yang bisa berbahasa Indonesia, Piet Franciscus.

LPI adalah salah satu sponsor program Indonesia Tanah Air Beta. ”Kami senang dan bahagia dengan kedatangan De Jong ke sini. Sebab, Indonesia tengah membutuhkan  role model untuk contoh sistem sepakbola yang baik,” ujar CEO LPI itu.

Widjajanto menerangkan bahwa wilayah Indonesia yang sangat luas juga membuat kompetisi sepakbola tidak dapat ditampung hanya dalam satu liga. ”Bayangkan, dari Aceh di bagian barat, memerlukan waktu 10 jam untuk mencapai Papua di wilayah paling timur. Sama saja dengan perjalanan dari Tokyo ke Los Angeles,” Widjajanto menjelaskan. Karena itu, kompetisi sepakbola yang mencakup ujung barat dan ujung timur Indonesia jelas akan menimbulkan masalah teknis bagi tim dan pemain.

Sedangkan untuk wilayah Maluku, kedaan sepakbolanya dalam kondisi yang memprihatinkan. Tidak ada satu pun klub profesional di sana.”Kami harus menolong membantu perkembangan sepakbola di sana dengan mendatangkan De Jong, sebagai inspirasi bagi Maluku untuk mengembangkan sepakbola yang berkualitas,” mantan wartawan senior itu menjelaskan.

Arya Abhiseka menambahkan, LPI sebagai satu-satunya liga profesional dan mandiri di Indonesia, telah mengontrak enam pemain Indo-Belanda. Mereka bermain di empat klub, yaitu Medan Chiefs, Bintang Medan, Tangerang Wolves, dan Manado United. ”Namun, status mereka bukan sebagai pemain asing, meskipun kualitasnya tidak jauh berbeda,” GM Liga LPI itu menegaskan.

Empat pemuda De Jong itu tampak puas dengan penjelasan tentang LPI dari sumber pertama langsung. Mereka juga punya minat dan ketertarikan untuk merumput di liga yang bermotto Change The Game itu. ”Pada dasarnya, kami terbuka jika kalian ingin bergabung dengan LPI,” Abi Hasantoso menimpali.

Dalam lawatannya ke nusantara, De Jong Indonesia telah menyambangi tanah leluhur mereka, Maluku. Di sana mereka berhasil mengalahkan Maluku All Star dengan skor 3-1, dalam laga persahabatan Selasa (15/3) lalu. Rencananya,  Minggu (20/3), mereka akan bertanding melawan Persija di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sayang, dalam rombongan De Jong Indonesia tak ikut pesepakbola berdarah Maluku yang paling tenar,  dan mantan kapten timnas Belanda pada Piala Dunia 2010, Giovannie Van Bronckhorst.

source : ligaprimer.co.id, twitter
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: