Batavia Union Kantongi Seluk Beluk Bali Devata


Batavia Union tak mau setengah-setengah melakukan persiapan, jelang laga tandang lanjutan Liga Primer  Indonesia (LPI) melawan Bali Devata di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Sabtu (19/3) sore.

Selain menggembleng Javier Roca dan kawan-kawan, pelatih Roberto Bianchi sampai harus pergi ke Malang, Sabtu (12/3), untuk mengintip kekuatan Bali Devata. Ya, pekan lalu Bali Devata memang bermain di kandang Persema.

Dari sana Beto – begitu sapaan akrab Roberto Bianchi – sedikit banyak sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan Bali Devata. “Beto menganggap Bali Devata adalah lawan berat. Buktinya, mereka saat ini ada di papan atas. Karena itu, Beto berinisiatif pergi ke Malang,” kata CEO Batavia Union, Meiriyon Moeis, Kamis (17/3).

Bali Devata saat ini menghuni peringkat  keempat klasemen sementara dengan 17 poin, di bawah Persebaya 1927, Semarang United, dan Persema. Sementara Laskar Si Pitung – julukan Batavia Union – yang mengantongi 13 poin, berada pada posisi sembilan.

Meiriyon Moeis belum tahu seperti apa racikan yang akan ditampilkan Beto dalam pertandingan nanti. “Beto itu sulit ditebak. Susunan pemainnya sering berganti-ganti, tapi hasilnya selalu oke,” sebut pria yang akrab panggil Yon itu tentang pelatih Batavia Union asal Spanyol kelahiran Brasil itu.

Yang pasti, striker Juan Cortez yang asal Argentina, akan tetap jadi tumpuan utama di lini depan. Cortez saat ini memuncaki daftar top skor dengan tujuh gol, bersama Irfan Bachdim (Persema).

Rombongan tim yang bermarkas di Stadion Tugu, Jakarta Utara, itu pagi kemarin telah bertolak ke Gianyar, Bali, dengan membawa 18 pemain. “Semoga anak-anak bisa membawa pulang poin dari Gianyar. Paling tidak satu, syukur-syukur kalau tiga,” harap Yon Moeis.

Bukan perkara mudan, tentu, untuk mewujudkan harapan Yos Moeis itu. Sebab, Bali Devata juga tidak ingin kehilangan poin, setelah kalah dalam laga terakhir, Sabtu (12/3), melawan Persema .

Made Raymond mewajibkan Pascal Heije dan kawan-kawan memenangkan pertandingan. “Untuk membayar kekalahan di Malang kemarin. Kita tampil di hadapan pendukung sendiri, masak mau kalah,” tutur manajer tim Bali Devata itu.

Beruntung, pasukan Willy Scheepers dalam kondisi siap tempur. Tak ada satu pun pemain yang cedera. “Tapi, Pascal harus hati-hati. Karena dia sudah mengantongi empat kartu kuning,” ungkap pelatih Bali Devata itu.

Seperti biasa, tuan rumah bakal menempatkan Nyoman Armawan dan Ilija Spasojevic sebagai penggedor pertahanan lawan. Mereka disokong Jeno Wiliantara, Ali Pahrizi, dan Pascal Heije yang beroperasi di lini tengah. “Waktu lawan Persema, pertahanan kami sempat  error. Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi,” harap Made Raymond.

source : ligaprimer.co.id
Iklan

Satu Tanggapan

  1. Pertandingan akan berlangsung ketat gan. Ingat, Bali Devata akan diperkuat bintang baru dengan skill menawan: Raphael Maitimo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: