Kunjungi Kandang Real Mataram, PT KAI Larang Bonek Pakai Atribut


Bertandang ke stadion Real Mataram di Jogja pada 20 Maret mendatang. PT Kereta Api Indonesia Daops VIII memperbolehkan Bonek untuk naik kereta namun dengan syarat harus menanggalkan atributnya.


Bonek hanya boleh menumpang jika mereka mau menanggalkan semua atributnya dan membeli tiket sebagai pelanggan biasa.

“Jika mereka tidak menggunakan atribut maka dengan senang hati kami akan melayani mereka sebagai layaknya pelanggan kami. Tetapi kami tidak bisa memberikan gerbong khusus suporter Bonek, untuk mengurangi resiko kerusakan dan keselamatan penumpang sendiri. Silahkan beli tiket sebagai pelanggan biasa,” jelas C Herry W, Assisten Manager Eksternal Humas Daop 8 PT KAI, Rabu (16/3/2011).

Dikatakan, meskipun suporter Persebaya sudah mengantongi surat rekomendasi dari Gubenur Jatim, sebagai penanggung jawab, PT KAI masih enggan melayani jika suporter tetap ngotot menggunakan atribut mereka sepanjang perjalanan.

Surat rekomendasi hanya akan berlaku jika Bonek mau mematuhi peraturan yang berlaku di PT KAI Daop 8, yakni tidak boleh menggunakan atribut suporter mana pun.

“Ini tak hanya berlaku untuk Bonek tetapi untuk semua suporter yang ada di wilayah Daop 8 untuk meminimalisir terjadinya aksi pelemparan yang berdampak pada kerusakan gerbong dan keselamatan penumpang sendiri,” bebernya.

Ketika ditanya, apakah Daop 8 sudah menerima surat rekomendai dari Gubenur atau Walikota terkait dengan keberangkatan Bonek ke Jogja, Herry mengaku hingga kini masih belum menerima surat apapun terkait dengan pihak-pihak yang mau bertanggung jawab atas kepergian Bonek ke Jogja.

Meskipun nantinya memang ada surat itu, tetapi pihak PT KAI tidak akan memberikan harga khusus ataupun gerbong khusus untuk suporter Bonek. Gerbong yang disediakan akan tetap sama, seperti Kereta Pasundan yang berangkat pukul 6.16 WIB dari Gubeg akan tetap berangkat dengan 7 gerbong.

“Harga tiket tetap Rp 15.000 sampai Jogja dan 7 Gerbong itu biasanya bisa memuat hingga 900 penumpang. Jika memang ada pelonjakan penumpang saat itu juga gerbong bisa kami tambah. tetapi sekali lagi kereta api hanya akan melayani pembelian tiket bagi mereka yang tak menggunakan atribut,” tandasnya.

Bonek sendiri sejatinya sudah cukup menunjukkan perkembangan kedisiplinan yang baik. Ini ditunjukkan saat belasan ribu Bonek mengunjungi Bali untuk melihat laga tuan rumah Bali Devata vs Persebaya 1927.

Saat itu, meski sempat diprovokasi oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, Bonek tetap berprilaku sopan dan disiplin disaat perjalanan pergi maupun pulang dari Bali.

source : beritajatim
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: