Bandung FC vs Minangkabau FC, Fight Sampai Mati


Marquee player Bandung FC, Lee Hendrie akan mendapat kawalan ketat dari skuad Minangkabau FC pada pertandingan kandang Liga Primer Indonesia (LPI), yang akan berlangsung di Stadion Siliwangi, Sabtu (12/3). Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Minangkabau untuk mencuri poin di kandang Bandung FC.

Menurut pelatih Minangkabau FC, Divaldo Alves, ada dua misi yang ingin diraihnya pada laga tandang mereka, yakni mengawal ketat pergerakan pemain Bandung FC yang direkrut dari Aston Villa, Lee Hendrie serta tampil semaksimal mungkin untuk membawa pulang angka.

“Kami memiliki dua strategi untuk mengalahkan Bandung FC. Pertama stop marquee player (Lee Hendrie) mereka dan fight sampai mati,” tegas Divaldo kepada wartawan seusai memimpin uji lapangan di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (11/3) pagi.

Meskipun yang menjadi fokus utama adalah mengawal Lee Hendrie, Divaldo tetap akan mengawasi pemain Bandung FC lain demi meraih poin penuh.

“Tentunya Lee Hendrie tidak bisa main sendirian, masih ada pemain lainya yang akan bekerja sama dengan dia. Tapi untuk Lee memang ada attention lebih dari kami,” ujarnya.

Diungkapkan Divaldo, pemainnya kebanyakan berangkat dari Divisi III. Sehingga mereka masih perlu belajar menghadapi laga di LPI ini. Meskipun begitu, ia yakin anak asuhnya memiliki potensi besar serta ambisi memenangkan setiap laga yang akan dihadapi.

“Anak-anak punya mental kuat, percaya diri, dan akan main mantap untuk cari poin. Kami datang ke sini untuk mendapatkan poin,” ujarnya seraya mengatakan, timnya baru menang satu kali dan seri empat kali selama Liga Primer digelar.

Tetap fight

Sementara itu masih di tempat yang sama, asisten pelatih Bandung FC, Budiman Yunus mengatakan, meskipun tampil tanpa pelatih, timnya bertekad tampil maksimal. “Walapun tanpa pelatih kita akan tetap fight. Saya juga banyak melakukan komunikasi dengan Pak Nandar (Iskandar) untuk persiapan menghadapi pertandingan sore ini. Saya banyak minta pendapat beliau,” jelasnya.

Menurut Budiman, dalam menghadapi laga kandang kali ini ia tidak menerapkan strategi khusus. Bahkan tidak ada target apa-apa dalam menghadapi laga nanti. Ia hanya ingin anak-anak asuhannya bisa memberikan yang terbaik. “Untuk strategi tidak ada yang khusus, strategi normal saja. Yang penting anak-anak bisa memberikan yang terbaik,” katanya.

Setelah menelan kekalahan yang cukup besar pada pertandingan terakhirnya menghadapi Bogor Raya 0-5, Sabtu (5/3) lalu, Budiman mengaku mental anak asuhnya sudah kembali pulih. “Sekarang anak-anak lebih happy. Mereka bertekad akan memperbaiki kesalahan dan kekurangan yang dilakukan pada pertandingan sebelumnya,” jelasnya.

Pada laga pertama tanpa pelatih kepala Nandar Iskandar ini, Bandung FC akan tampil dengan kekuatan penuh termasuk kiper. “Anak-anak sudah siap tempur semuanya, termasuk kiper. Untuk kiper kita belum tahu siapa yang akan diturunkan. Kita lihat saja siapa yang lebih siap,” pungkas Budiman.

source : galamedia
Iklan

Satu Tanggapan

  1. Dukung minangkabau fc dah! 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: