Profil Singkat Pemain : Andrija Jukic – Bogor Raya


Berbeda dengan skuad asing yang merumput di Liga Primer Indonesia (LPI), Andrija Jukic masih berusia muda. Tahun ini, pemain asal Australia ini baru 24 tahun. Namun, penyerang Bogor Raya FC ini sudah menunjukkan kepiawaiannya dalam mengobrak-abrik daerah pertahanan lawan.

Buktinya, dalam laga Sabtu (5/3) lalu. Anak muda asal Perth, Australia, ini berhasil membobol gawang Bandung FC  yang dijaga mantan kiper tim nasional, Kurnia Sandy. Bersama Oscar Adrian Alegre dan Luciano Ramon Jose, Andrija Jukic berhasil mencukur Bandung FC, 5-0.

Sejak pertarungan Sabtu yang sebelumnya sempat diguyur hujan itu, Jukic sudah menjadi figur menakutkan jika berada di kotak penalti lawan. Para Boramania – pendukung klub asal Kota Hujan itu – juga mulai mengidolakannya  sebagai bintang baru yang bakal bersinar terang.

Jukic berbeda dengan para koleganya yang sudah senior dan berusia di atas 30-an. Sebut saja Lee Hendrie, Emanuel de Porras, Fernando Soler, Pierre Njanka, dan pemain asing lain yang mulai tenar pada ajang kompetisi yang mandiri dan profesional LPI tiap pekannya.

Sebagai pemain muda, Jukic selalu giat berlatih dan tidak bermalas-malasan meski tidak dipasang sebagai starter. Menurut Abi Zainal Arifin, dalam pertandingan sebelumnya Jukic dipasang sebagai cadangan oleh pelatih John Arwandi.

“Tapi, ia tetap sabar, dan justru ketika masuk sebagai pemain pengganti, Jukic  membuat perbedaan. Misalnya, ketika mendapat lawan tangguh Persema dan Solo FC. Masuknya Jukic memberi warna dan semangat baru bagi permainan kami. Sayang, kami tak menang waktu itu,” CEO Bogor Raya itu memaparkan.

Namun, ketika melawan Bandung FC, Jukic benar-benar menunjukkan kelasnya dengan membobol gawang Kurnia Sandy sampai dua kali.  “Ia cocok bermain dengan operan-operan pendek yang mulai menjadi ciri khas permainan kami. Dalam laga melawan Bandung FC kemarin, bersama Oscar Adrian Alegre dan Luciano Ramon Jose, mereka jadi trisula maut,” Abi Zainal Arifin menambahkan.

DARI PERTH KE BOGOR RAYA

Andrija Jukic lahir di Perth, Australia, 23 Januari 1987. Ia memulai kariernya di klub Western Knights pada 2005. Tampil 14 kali, Jukic hanya mampu menyumbangkan satu  gol. Setelah memperkuat tim liga utama, Football West State League, Jukic sempat membela Junak Sinj, klub divisi dua di negeri asal nenek moyangnya, Kroasia.

Setahun bermain di bekas negara Yugoslavia itu,  Jukic kembali merumput bersama Western Knights (2007). Kali ini ia tampil 25 kali, dan berhasil mencetak 5 gol. Jukic juga sempat tampil dalam Football Superstar, sebuah reality show sepakbola di stasiun televisi FOX8.

Jukic juga sempat bermain untuk klub kota kelahirannya, Perth SC, sebelum memperkuat tim junior Perth Glory. Akhirnya, pada 26 Februari 2009, Jukic resmi menandatangani kontrak dengan Perth Glory. Dan, Jukic berhasil membawa Perth Glory ke final A-League untuk pertama kalinya pada 2009/2010. Sayang, Wellington Phoenix keluar sebagai juara, setelah menaklukkan Perth Glory di final.

Usai memperkuat Perth Glory selama dua musim, Jukic kemudian memilih bergabung ke LPI, dengan memperkuat Bogor Raya FC. Pelatih Perth Glory, Ian Ferguson, mengatakan bahwa alasan kepindahan pemain asuhannya itu karena Andija ingin berkarier di Indonesia. “Saya harap Andrija Jukic dapat tampil secara reguler bersama klub barunya,” Ian Ferguson berharap.

Andrija Jukic sendiri, saat pertama kali bergabung dengan Bogor Raya FC, sudah bertekad untuk selalu memberi kemampuan terbaiknya bagi Laskar Kujang. Dalam waktu singkat, ternyata, penyerang muda ini sudah membuktikannya.

Biodata singkat :

source : ligaprimerindonesia, wikipedia
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: