Aji Santoso Sabar Menunggu Andrew Barisic


Kesabaran Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso kembali harus diuji.Penyebabnya adalah kedatangan striker impor yang dijanjikan manajemen klubnya tak kunjung datang.

Pemain yang ditunggu Aji itu adalah striker berpaspor Australia bernama Andrew Barisic.Pelatih asal Malang ini hanya berharap pemain itu segera hadir.

”Katanya baru besok (hari ini) dia datang ke Surabaya,kami tunggu saja,”ujar Aji. Jika benar-benar tiba pada hari ini, pemain yang sebelumnya membela klub A-League (Liga Australia) Gold Coast United itu kecil kemungkinan untuk tampil bersama Persebaya 1927 akhir pekan ini.

Persebaya 1927 pada Minggu (13/3) akan melakoni laga kandang lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI).Andik Vermansyah dkk akan menjamu Atjeh United. ”Selain waktunya mepet,kami juga belum tahu kondisi dan kualitasnya.Jadi,tidak terlalu berharap dia bisa langsung masuk tim,” cetusnya.

Meski sudah dikontrak,kualitas Barisic masih misterius.Pemain depan berusia 24 tahun itu sampai sekarang baru diketahui gaya mainnya melalui video rekaman kala membela klub sebelumnya.

”Kalau rekamannya,memang punya kualitas bagus.Tapi,semua itu tidak bisa dipastikan sebelum melihat langsung kinerja pemain ini di lapangan,”tutur Ibnu Grahan,Asisten Pelatih Persebaya 1927.

Kehadiran striker blasteran Australia dan Kroasia ini jadi alternatif lini depan Persebaya 1927.Apalagi,pada tiga pertandingan terakhir,duet I Made Wirahadi dan Andik mulai mengalami kebuntuan.

Duo striker lokal ini hanya mampu mencetak dua gol. ”Lini depan menjadi kendala kami.Sebab,stoknya memang terbatas dan tidak ada pilihan lain,”lanjut Ibnu.

Selain lini depan,menjelang menghadapi Atjeh United,Persebaya 1927 juga fokus membenahi lini belakang. Sampai sekarang gawang Persebaya 1927 yang dikawal kiper Endra Prasetya sudah kebobolan empat gol.

Salah satu kelemahan mencolok pertahanan klub ini adalah lemahnya antisipasi bola set piece.”Kalau dicermati, gol itu berawal dari set piece,seperti lawan Bali (De Vata) dan kemarin saat laga di Medan,”ungkapnya.

Ibnu juga mengungkapkan seharusnya Persebaya 1927 tidak memiliki kesulitan bila menghadapi bola-bola atas.

Sebab, mereka memiliki dua stoper jangkung dan berpengalaman yang diisi Otavio Dutra dan Michael Cvetkovski. Dua pemain impor itu memiliki tinggi lebih dari 190 cm itu. Otomatis dua menara lini belakang Persebaya 1927 mudah mengantisipasi bola-bola atas.

source : seputar-indonesia.com
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: