Persema Panaskan Tim di Lombok


Jeda kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) selama dua pekan dimanfaatkan Persema Malang untuk ‘keluar kandang’. Tim arahan Timo Scheunemann menggelar pertandingan ujicoba di Mataram, Lombok, untuk menjaga konsistensi permainan.

Minggu (6/3/2011) sore, Irfan Bachdim dan kawan-kawan menjajal kekuatan tim Pra PON Lombok. Tim Persema sendiri berstatus undangan dalam laga itu. Kebetulan Timo juga butuh sparring partner untuk memaskan tim sebelum kembali ke kompetisi akhir pekan ini.

“Kita diundang khusus oleh tim Pra PON Lombok untuk melakukan ujicoba. Kebetulan kita butuh bertanding agar pemain tidak drop karena libur hampir dua minggu. Tidak ada target di pertandingan ini, hanya pemanasan saja,” kata Timo.

Mengingat lawan yang bakal dihadapi adalah Bali Devata, Timo tidak mau ambil risiko pemainnya drop. Tim asuhan Willy Scheepers pelan tapi pasti terus mengalami kemajuan. Setelah menghempaskan Persebaya 1927, giliran Persibo Bojonegoro ditahan imbang di kandangnya.

Dua tren positif itu memunculkan was-was di benak Timo Scheunemann. Ia menilai kekuatan Bali Devata tengah mengalami tren bagus dan berpotensi membuat timnya kerepotan kendati pertandingan di gelar di kandang sendiri, Stadion Gajayana.

“Kekuatan Bali Devata mungkin tidak banyak yang mengenal. Tapi nyatanya mereka bisa ke papan atas. Makanya saya mempersiapkan tim sebaik mungkin karena lawan yang dihadapi bukan lawan mudah,” lanjut Timo. Tak heran ia sangat serius di laga kontra Pra PON Lombok.

Ia tetap menurunkan tim utamanya kendati pertandingan ini tidak menyoal kalah atau menang. Tujuannya jelas, tim utama bisa tetap on fire di lanjutan kompetisi akhir pekan nanti dengan mengusung misi mempertahankan tahta sebagai pemuncak klasemen.

Selama beberapa pekan tim berjuluk Laskar Ken Arok nangkring di posisi paling atas klasemen sementara LPI. Persema sempat bersaing ketat dan saling menyalip dengan Persebaya 1927 sebelum akhirnya Persebaya tumbang di kandang Bali Devata dua pekan silam.

Sekaligus Timo berusaha menjajal pola 3-5-2 yang selama ini tak pernah dipakainya. Rencana perubahan skema itu merujuk pada fakta minimnya produktifitas Persema di beberapa laga terakhir. Dengan dua striker dan satu gelandang serang, ia berharap pertahanan dan serangan menjadi berimbang.

source : bola.okezone
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: