Lawan Bali De Vata, Persema Minta Wasit Asing


Persema Malang mengajukan wasit asing untuk memimpin pertandingan ketika meladeni tamunya Bali Devata dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Gajayana, 12 Maret 2011.

Pelatih Persema Timo Schuenemann, Senin, mengatakan, saat ini sudah ada beberapa laga yang dipimpin oleh wasit asing, seperti pertandingan Persebaya 1927 yang menjamu Cendrawasih Papua di Stadion Gelora 10 Nopember dan Bandung FC yang menjamu Tangerang Wolves di Stadion Siliwangi.

“Saya sangat berharap saat Persema menjamu Bali Devata nanti dipimpin oleh wasit asing, apalagi partai ini cukup menarik karena mempertemukan dua tim papan atas,” tegas Timo.

Ia mengakui, kinerja wasit lokal yang memimpin pertandingan masih sering melakukan kesalahan-kesalahan termasuk hakim garisnya. Kondisi itu merugikan kedua tim yang berlaga.

Timo menegaskan, kritikan yang ditujukan kepada wasit lokal tersebut karena berdirinya kompetisi yang digelar konsorsium LPI itu semakin bagus.

“Saya rasa kesalahan yang dilakukan wasit di LPI masih manusiawi dan tidak ada maksud merugikan tim lawan,” tegas pelatih berkebangsaan Jerman tersebut.

Hanya saja, lanjutnya, untuk memajukan iklim sepak bola yang lebih baik, fair dan sportif, wasit LPI sebaiknya memang harus banyak belajar.

Kehadiran wasit asing untuk memimpin laga LPI, lanjutnya, juga akan menimbulkan atmosfer baru bagi persepakbolaan di Tanah Air. Selain itu, wasit asing juga bisa memberikan pelajaran bagi wasit lokal bagaimana memimpin sebuah pertandingan yang fair, sportif serta tidak “mengerjai” salah satu tim.

Sementara itu, posisi Persema yang beberapa pekan berada di puncak klasemen sementara LPI terancam tergusur oleh beberapa tim di bawahnya, seperti Semarang United, Persebaya 1927 dan Bali Devata yang terpaut dua poin dengan selisih satu kali pertandingan.

Semarang United maupun Persebaya 1927 baru bertanding enam kali dengan raihan poin masing-masing 15 (Semarang United) dan 13 (Persebaya 1927), sementara Persema sudah bertanding tujuh kali dengan raihan 17 poin.

Ketika menjamu Minangkabau FC di Stadion Gajayana (Sabtu,26/2), tim berjuluk Laskar Ken Arok itu harus rela kehilangan dua poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim tamunya. Seandainya Persema mampu meraih poin absolut, posisinya akan tetap kokoh berada di puncak klasemen sementara, meski saingan terdekatnya telah menyelesaikan pertandingan ketujuh.

source : bola.net
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: