Match Result : Persebaya 1927 Ditahan Cendrawasih Papua


Jika pada pertandingan kemarin kiper menjadi aktor utama kegagalan Bandung FC untuk meraih poin, kali ini kiper Cendrawasih Papua menjadi aktor utama untuk meraih poin timnya dalam lawatan ke Gelora 10 November Surabaya melawan Persebaya 1927.

Tercatat enam peluang emas didapat Persebaya 1927 pada babak pertama kala menjamu Cendrawasih Papua, Minggu (27/2/2011) sore hari ini. Tapi tak satupun peluang itu yang menjadi gol. Alhasil kedua tim harus puas menututup babak pertama dengan skor 0-0.

Sebelum laga, hujan deras sempat singgah ke stadion Gelora 10 Nopember. Akibatnya, lapangan menjadi basah dan licin. Dalam kondisi lapangan yang berat, Persebaya 1927 melakukan percobaan pertama lewat Rendi Irwan. Tapi sepakannya terlalu pelan hingga mampu diredam kiper Cendrawasih asal Latvia, Deniss Romanovs.

Dalam kurun waktu tujuh menit saja, Persebaya sudah mendapatkan tiga kesempatan. Selain Rendi, dua kans lainnya didapat I Made Wirahadi. Tapi barisan pertahanan Cendrawasih sangat rapat menutup pergerakan anak-anak Persebaya. Kesempatan pertama tim tamu didapat oleh Márcio Bambú di menit kedelapan. Tapi upayanya dapat digagalkan kiper Endra Prasetya.

Setelah alot di 10 menit babak pertama, Persebaya mendapat peluang di menit ke-14. Berawal dari akselerasi Rendi, bola lalu di-crossing ke jantung pertahanan lawan. Nico Susanto yang keluar dari kawalan langsung menyambar bola, tapi kiper Romanovs mampu menantisipasinya dengan sempurna. Semenit berselang, Romanovs kembali melakukan penyelamatan dengan menggagalkan tendangan luar kotak Rendi.

Di menit ke-19, lagi-lagi Rendi memberikan umpan manis ke Andik Vermansyah. Tapi sial, tendangan Andik yang seharusnya gol, masih bisa digagalkan Romanovs. Menit ke-24, Persebaya kembali membikin peluang. Kembali diawali Rendi yang melakukan umpan satu dua dengan Otavio Dutra. Sayang eksekusi Dutra bisa digagalkan kiper Romanovs. Dalam tempo 25 menit saja, kiper 32 tahun itu sudah menggagalkan empat peluang emas Persebaya.

Romanovs tak hentinya membuat pendukung Persebaya, Bonek kecewa. Kali ini, ia menggagalkan tendangan John Tarkpor di menit ke-30. Empat menit berselang, giliran Taufiq yang menebar ancaman. Sayang, tendangan kerasnya masih melambung di atas mistar gawang Cendrawasih. Lepas itu, Persebaya masih tetap mendominasi penguasaan bola.

Masuk menit ke-40, gelandang Cendrawasih Patrick Ghigani melepaskan tendangan luar kotak. Sayang bola masih meninggi di atas mistar gawang.

Dipenghujung babak pertama, Cendrawasih mendapat dua peluang emas lewat Ghigani, tapi tendangannya masih membentur mistar. Bola liar lalu jatuh di kaki Yance Yowei, apes, tendangannya masih bisa digagalkan mistar gawang. Skor 0-0 akhirnya menutup babak pertama.

Babak kedua baru berjalan beberapa menit, Persebaya sudah mengancam lewat aksi individual Khusnul Yuli. Tapi tendangan kerasnya masih bisa digagalkan kiper Deniss Romanovs. Lepas itu, Persebaya mendapat peluang mellaui Andik dan Wirahadi, tapi tidak bisa dimaksimalkan. Pada menit ke-58, anak buah Aji Santoso kembali menciptakan kans lewat Rendi Irwan, tapi sepakannya menyamping tipis dari tiang gawang.

Di menit ke-61, Persebaya kembali mengancam gawang Cendrawasih. Diawali crossing Erol Iba, bola ternyata tidak bisa dijangkau Andik. Semenit selanjutnya, tim tamu melakukan pergantian pertama dengan memasukkan bek Eddy Mandosir untuk menggantikan striker Yance Yowei.

Penyelesaian akhir nampaknya menjadi masalah utama bagi Persebaya 1927. Baru 70 menit saja, belasan peluang sudah didapat, tapi tak satupun yang berujung terjadinya gol. Tiap mendapat kesempatan, arek-arek Persebaya selalu kurang tenang dalam mengeksekusi bola. Selain itu penampolan kiper Romanovs juga sangat baik. Di menit ke-72, giliran Arif Ariyanto yang membikin ancaman lewat tendangan kaki kirinya. Tapi bola bisa diantisipasi kiper Romanovs.

Kiper asal Latvia berusia 32 tahun ini bermain baik dan mampu menjaga gawangnya hingga 80 menit pertandingan. Di menit ke-81, Persebaya mendapat hadiah tendangan bebas dalam kotak penalti. Tapi eksekusi Dutra masih bisa digagalkan pagar hidup Cendrawasih. Karena kehabisan stok striker, Aji terpaksa memasukkan gelandang Lucky Wahyu menggantikan I Made Wirahadi.

Alhasil Lucky pun berduet dengan sesama pemain bertipikal gelandang lainnya, Andik Vermansyah sebagai ujung tombak. Dua menit setelah mencicipi lapangan, Lucky menebar ancaman. Tapi tendangannya terlalu lemah dan dapat digagalkan Romanovs. Masuk menit ke-84, heading Lucky kembali digagalkan Romanovs.

Menjelang usai pertandingan, hampir tujuh pemain Persebaya berada di pertahanan Cendrawasih. Bermacam peluang pun mereka dapatkan. Tapi hingga pluit panjang ditiup wasit Borka Smokvoski, skor kaca mata tak bergeming.

source : beritajatim
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: