Novan Setia Sasongko Bintang Muda Persibo


Salah satu tujuan didirikannya sebuah klub adalah melahirkan pemain-pemain berbakat. Hal itulah yang dilakukan oleh Persibo Bojonegoro. Salah satu klub Liga Primer Indonesia (LPI) itu mampu menelurkan sejumlah pemain-pemain lokal yang handal.

Sebut saja Samsul Arif. Samsul yang pernah menjadi top skor Piala Indonesia tahun 2008 itu, kabarnya kini telah menjadi salah satu pemain lokal yang digaji tinggi di LPI. Namun bukan hanya Samsul yang berhasil dilambungkan namanya oleh Persibo. Sejak pertengahan tahun 2010 lalu, tim berjuluk Laskar Angling Darmo itu sukses mengorbitkan nama Novan Setia Sasongko di panggung sepakbola Indonesia.

Nama Novan memang belum setenar rekannya, Samsul. Novan yang merupakan pemain asli binaan Persibo, baru membela tim senior klub tersebut sejak tahun 2008. Di musim pertamanya, Novan lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Alhasil, ketika Persibo promosi ke Liga Super Indonesia (LSI), tahun lalu, Novan kurang memberikan kontribusi berarti. Namun memasuki musim 2010/2011, pelatih Sartono Anwar perlahan mulai memberikan kepercayaan kepada sang pemain. Hasilnya, saat ini Novan disebut-sebut sebagai salah satu pemain masa depan Indonesia.

Lahir pada 26 November 1989, Novan memiliki syarat untuk menjadi bek sayap tim nasional Indonesia. Bagus dalam bertahan dan juga dalam membantu penyerangan.

Kemampuan Novan sebagai bek kiri juga diakui oleh pelatih timnas Merah- Putih, Alfred Riedl. Tak heran jika Riedl sempat memanggilnya untuk mengikuti seleksi timnas U-23, Januari lalu. Bisa mengikuti seleksi timnas merupakan kebanggan tersendiri bagi pesepakbola Indonesia.

“Semoga saja hasilnya bisa lebih baik dan saya dapat menunjukan kemampuan semaksimal mungkin,” cetus Novan yang berharap bisa tampil bersama timnas. Sayangnya, karena bermain di LPI, nama Novan pun akhirnya dicoret. Hal tersebut tentu mengecewakan.

Untungnya, selama ini manajemen Persibo selalu memberikan dukungan kepadanya, sehingga Novan mengaku dapat menerima pencoretannya. “Apapun hasil pengumuman seleksi, saya sudah siap. Yang terpenting, selama seleksi saya sudah berusaha maksimal,” ujar Novan kala itu.

Kini, setelah keinginannya untuk memakai kostum timnas belum terwujud, Novan dapat berkonsentrasi penuh bersama Persibo. Setelah memilih meninggalkan LSI untuk bergabung dengan LPI, Novan pun berharap dapat membawa klubnya dapat bercokol di papan atas klasemen LPI.

“Target saya hanya bermain sebaik mungkin. Syukur-syukur saya bisa membantu Persibo berada di papan atas atau bahkan menjadi juara,” kata Novan.

source : korantempo.com
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: