Aceh United Optimis, Medan Chiefs Siap Melawan


Hasil empat poin yang diraih Aceh United pada dua laga terakhir membuat rasa percaya diri skuad besutan pelatih Lionel Charbonnier makin besar.

“Semua pemain siap diturunkan untuk mengalahkan tim tamu Medan Chiefs, Minggu (20/2),” kata CEO Aceh United Ari Wibowo. Dengan kata lain, tak ada pemain Aceh United yang kena akumulasi kartu ataupun cidera.

Gelandang Alamsyah yang kena kartu merah saat menjamu Real Mataram sudah dapat merumput lagi. Bahkan mantan striker Timnas U-23 di SEA Games Laos, Andika Yudhistira Lubis, yang sejak 20 Januari 2011 mengalami cidera sudah bergabung dengan tim.

Sedangkan dua pemain asing, Alain Nkong asal Kamerun dan Alvin Tehau asal Tahiti, sudah berlatih bersama rekan-rekannya. Diharapkan kerjasama tim makin padu dan efektif untuk meneror pertahanan lawan.

Kehadiran keduanya membuat Lionel Charbonnier, yang pada tiga laga perdana selalu menerapkan pola 4-2-3-1 yang pragmatis, segera mengubahnya menjadi ofensif. Jika semula mantan pelatih Timnas Tahiti ini memasang dua gelandang bertahan, sekarang hanya ada satu gelandang bertahan yang diperankan Diva Ardiansyah.

Bahkan Alvin Tehau diplot sebagai penyerang lubang dalam formasi 4-1-3-1-1. Ini punya daya gedor lebih mematikan ketimbang jika hanya mengandalkan striker tunggal seperti sebelumnya. Pola ini terus diuji coba dalam latihan menjelang laga melawan Medan Chiefs.

“Jadi, siapa pun lawan Aceh United akan diladeni dengan perang sengit memperebutkan lini tengah. Sebab, lini tengah kami dihuni oleh pemain-pemain berkarakter kuat dalam menyerang,” jelas Ari Wibowo.

Alvin Tehau adalah gelandang serang yang tampil dalam 20 laga di liga Selandia Baru, dan mencetak 21 gol. Ini bukti nyata produktivitas yang sangat tinggi karena angkanya di atas 100 persen. Sedangkan Alain Nkong adalah pemain berpengalaman timnas Kamerun. Di Piala Afrika dan kualifikasi Piala Dunia, Alain Nkong dipasang sebagai gelandang serang.

Lini tengah Aceh United masih diperkuat oleh dua gelandang lokal yaitu Abdurrahman Sangaji yang mencetak dua gol di kandang Manado United, serta Yossy Permana yang mencetak satu gol ke gawang Real Mataram. Keduanya adalah tipe gelandang oportunis yang siap bersinergi dengan Nkong dan Alvin guna menyuplai umpan-umpan matang ke striker tunggal Yum Dong Jin yang terkenal liat dan cepat.

Itu yang membuat Ari Wibowo yakin Aceh United siap meraih tiga poin penuh saat menjamu Medan Chiefs Minggu (20/2) di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Kubu Medan Chiefs ternyata tidak gentar menghadapi permainan ofensif Aceh United.

“Meski Aceh United didukung oleh penonton satu stadion, kami akan tetap melakukan perlawanan sengit. Biar penonton Aceh menyaksikan permainan yang berbeda dari kami,” ujar CEO Medan Chiefs Sihar Sitorus, ketika dihubungi lewat telepon.

Medan Chiefs juga sedang mengejar poin penuh, setelah empat kali bertanding hanya memperoleh lima poin.

“Kami juga akan bermain ofensif, didukung oleh 11 pemain yang berkemampuan sama,” ujarnya Sihar bersemangat.

Meski baru saja mendapat tambahan dua pemain Singapura, Baihakki Khaizan dan Shahril Ishak, pelatih Medan Chiefs Jorg Steinebruner kemungkinan belum menurun mereka. Keduanya baru akan bertanding pekan depan melawan Real Mataram FC.

source : tribunnews
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: